Aksi Cepat Tanggap Babinsa Pulukan, Gerak Kilat Amankan Gorong-gorong Rusak di Jembrana
Jembrana, Bali– Komitmen TNI untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi masyarakat kembali dibuktikan oleh Babinsa Desa Pulukan, Kopda Ketut Mudana. Dengan langkah sigap, ia bersama Bhabinkamtibmas, Aiptu I Dewa Putu Arta, segera bertindak mengamankan gorong-gorong yang rusak di wilayahnya, sebuah aksi proaktif yang menunjukkan peran Babinsa sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga.
Peristiwa ini bermula pada hari Minggu, 14 September 2025, pukul 12.05 WITA, ketika Kopda Ketut Mudana menerima laporan dari warga binaannya. Laporan tersebut menyebutkan adanya kerusakan parah pada gorong-gorong yang menjadi jalur penghubung vital antara Banjar Pangkung Mendahan dan Arca Dwipa di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Kondisi ini sangat membahayakan, terutama bagi pengguna jalan, dan berpotensi memicu kecelakaan serius.
Mendengar laporan tersebut, Kopda Ketut Mudana tidak menunggu lama. Ia segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Aiptu I Dewa Putu Arta dan langsung menuju lokasi kejadian. Sinergi antara TNI dan Polri ini menjadi contoh nyata kolaborasi efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sesampainya di lokasi, mereka langsung melakukan pengecekan mendalam. Tanpa menunda waktu, tindakan pertama yang diambil adalah memasang rambu-rambu peringatan di sekitar area yang rusak. Langkah cepat ini sangat krusial untuk mencegah pengguna jalan mendekati titik bahaya. Tak hanya itu, mereka juga secara aktif mengimbau warga dan pengendara, khususnya kendaraan berat, untuk tidak melewati jalur tersebut guna menghindari kerusakan yang lebih meluas.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga,” ujar Kopda Ketut Mudana. “Dengan segera mengamankan lokasi, kami berharap tidak ada korban akibat kerusakan ini. Kami juga langsung melaporkan kondisi ini kepada Perbekel Desa Pulukan agar dapat segera ditangani lebih lanjut.”
Aksi cepat Kopda Ketut Mudana ini tidak hanya menunjukkan dedikasinya sebagai Babinsa, tetapi juga menegaskan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial TNI AD. Kedekatan Babinsa dengan masyarakat membuatnya menjadi sosok yang dipercaya, tempat warga pertama kali mengadu saat menghadapi masalah. Laporan dari warga binaan yang langsung ditanggapi ini adalah bukti nyata bahwa Babinsa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
Kejadian ini kembali membuktikan bahwa Babinsa adalah pelayan, pengayom, dan pelindung rakyat. Dengan sigap, Kopda Ketut Mudana memastikan masalah yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Sikap proaktif dan kepedulian yang ditunjukkannya menjadi inspirasi bagi semua, menegaskan bahwa kehadiran TNI adalah untuk menjaga dan melayani rakyatnya dengan sepenuh hati. (*)

Tidak ada komentar: